Pada artikel kali ini saya akan menginformasikan istilah-istilah yang berhubungan dengan dunia broadcast mungkin artikel ini berguna bagi yang ingin bergelut dalam dunia broadcaster untuk menjadi bahan dasar pembuat tempe...( apa coba ) baiklah tanpa perlu panjang lebar ulasan pembukanya saya akan memaparkan kamus broadcast tersebut selamat membaca semoga dapat membantu. oh ya hampir lupa nih artikel ini saya dapat dari blognya mas teguh teman satu pendaringan saya. profesi beliau adalah sebagai kameramen dan dosen di salah satu akademi broadcast di jakarta.

Akting :Sebuah proses pemahaman dan penciptaan tentang perilaku dan karakter pribadi dari seseorang yang diperankan.
Audio Visual :Sebutan bagi perangkat yang menggunakkan unsur suara dan gambar.
Art Director : Sebutan bagi pengarah seni artistik dari sebuah produksi.
Asisten Produser : Seseorang yang membantu produser dalam menjalankan tugasnya.
Audio Mixing : Proses penyatuan dan penyelarasan suara dari berbagai macam jenis dan bentuk suara.
Angle : Sudut pengambilan gambar.
Animator : Sebutan bagi seseorang yang beprofesi sebagai pembuat animasi.
Audio Effect : Efek suara.
Ambience : Suara natural dari objek gambar.
Broadcaster : Sebutan bagi seseorang yang bekerja dalam industri penyiaran.
Background : Latar belakang.
Blocking : Penempatan objek yang sesuai dengan kebutuhan gambar.
Bridging scene : Adegan perantara diantara adegan – adegan lainnya.
Back Light : Penempatan lampu dasar dari sudut belakang objek.
Breakdown Shoot : Penentuan gambar yang sesuai dengan naskah atau urutan acara.
Bumper In : Penanda bahwa program acara TV dimulai kembali setelah iklan komersial.
Bumper Out : Penanda bahwa program acara TV akan berhenti sejenak karena iklan komersial.
Credit Title : Urutan nama tim produksi dan pendukung acara.
Chroma Key : Sebuah metode elektronis yang melakukan penggabungan antara gambar video yang satu dengan gambar video lainnya dimana dalam prosesnya digunakan teknik Key Colour yang dapat diubah sesuai kebutuhan foreground dan background.
Cutting on Beat : Teknik pemotongan gambar berdasar tempo.
Clip Hanger : Sebutan bagi adegan atau gambar yang akan mengundang rasa ingin tahu penonton tentang kelanjutan acara, namun harus ditunda karena ada jeda iklan komersial.
Cut : Pemotongan gambar.
Cutting : Proses pemotongan gambar.
Camera Blocking : Penempatan posisi kamera yang sesuai dengan kebutuhan gambar.
Clear – Com : Sebutan bagi penggunaan head-set audio yang dihubungkan dengan ruang master control.
Channel : Saluran.
Crazy Shot : Gambar yang direkam melalui kamera yang tidak beraturan.
Compotition : Komposisi.
Continuity : Kesinambungan.
Cross Blocking : Penempatan posisi objek secara silang sesuai dengan kebutuhan gambar.
Crane : Katrol khusus untuk kamera dan penata kamera yang dapat bergerak keatas dan kebawah.
Clip On : Mikrofon khusus yang dipasang pada objek tanpa terlihat.
Casting : Proses pemilihan pemain lakon sesuai dengan karakter dan peran yang akan diberikan.
Close Up : Pengambilan gambar dari jarak dekat.
Desain Compugrafis : Rancangan grafis yang digambar melalui tekhnologi komputer.
Durasi : Waktu yang diberikan atau dijalankan.
Dimmer : Digunakan untuk mengontrol naik turunnya intensitas cahaya.
Disc Jokey : Sebutan bagi pembawa acara musik yang menayangkan video Klip.
Dissolve : Tekhnik penumpukan gambar pada editing maupun syuting multi kamera.
Depth of Field : Area dimana seluruh objek yang diterima oleh lensa dan kamera muncul dengan fokus yang tepat. Biasanya hal ini dipengaruhi oleh jarak antara objek dan kamera, focal length dari lensa dan f-stop.
Dialogue : Percakapan yang muncul dalam adegan.
Dramatic Emotion : Emosi gambar secara dramatis.
Editing : Proses pemotongan gambar.
Ending Title : Urutan nama yang dicantumkan pada akhir movie.
Engineering : Sebutan bagi pengerjaan dan pembagian kerja dalam masalah teknis penyiaran.
Establish Shot : Gambar yang natural dan wajar.
Extreme Close Up : Pengambilan gambar dari jarak sangat dekat.
Focus : Penyelarasan gambar secara detail, tajam, dan jernih hingga mendekati objek aslinya.
Final Editing : Proses pemotongan gambar secara menyeluruh.
Floor Director : Seseorang yang bertanggung jawab membantu mengkomunikasikan keinginan sutradara, dari master kontrol ke studio produksi.
Filter Camera : Filter yang digunakan untuk kamera.
Footage : Gambar – gambar yang tersedia dan dapat digunakan.
Hunting Location : Proses pencarian dan penggunaan lokasi terbaik untuk syuting.
Headset : Digunakan untuk dapat mendengarkan suara sutradara.
Hand held : Tekhnik penggunaan kamera dengan tangan tanpa tripod.
Image : Simbol yang sesuai objek.
Jumping Shot : Proses pengambilan gambar secara tidak berurutan.
Jimmy Jib : Katrol kamera otomatis yang digerakkan dengan remote.
Job Description : Deskripsi tentang jenis pekerjaan.
Jeda Komersial : Saat penayangan iklan komersial diantara acara televisi.
Job Title : Penamaan jabatan pada pekerjaan.
Konservatif : Serba teratur, tertib, dan apa adanya.
Kreator : Sebutan bagi seseorang yang menciptakan karya kreatif.
Lighting : Penataan cahaya.
Lighting Effect : Efek dari penataan cahaya.
Lensa Wide : Digunakan untuk memperbesar sudut pandang pengambilan gambar dari kamera.
Lensa Super Wide : Digunakan untuk sangat memperbesar sudut pandang pengambilan gambar dari kamera.
Long Shot : Gambar yang direkam dari jarak yang jauh. Biasanya digunakan dengan cara pengambilan gambar dari sudut panjang dan lebar.
Master Control : Perangkat teknis utama penyiaran untuk mengontrol proses distribusi audio dan video dari berbagai input pada produksi untuk siaran live show maupun recorded.
Magazine Show : Rancangan acara dengan format majalah.
Main Object : Target pada objek utama.
Medium Close Up : Pengambilan gambar dari jarak cukup dekat.
Medium Shot : Gambar yang diambil dari jarak sedang.
Medium Long Shot : Pengambilan gambar dari jarak yang panjang dan jauh.
Monitor : Digunakan untuk memantau gambar.
Master Video : Video utama berisikan rekaman acara televisi yang siap untuk ditayangkan maupun disimpan.
Multi Camera : Sistem dari tata produksi audio visual yang syuting secara bersamaan dengan menggunakan sejumlah kamera.
Middle Close Up : Pengambilan gambar dari jarak sedang.
Master Shot : Gambar pilihan utama dari sebuah adegan yang kemudian dijadikan referensi atau rujukan saat melakukan editing.

Bersambung dilain waktu

Related Posts by Categories



22 comments

sandy mengatakan... @ 10 Februari 2009 15.48

bxk bgt tuh,mantab.. thx infonya..

keep share..

frizzy mengatakan... @ 10 Februari 2009 20.41

Mantaff infonya sob.
Aku baru tau sekarang setelah baca artikelmu.
Thanks for sharing.
Keep having a great idea and keep blogging.

Cheers, frizzy.

Krisditya mengatakan... @ 10 Februari 2009 21.57

Wah..lumayan nih buat refrensi para penyiar.

Salam

Brigadista mengatakan... @ 11 Februari 2009 01.37

wahh, berarti kalau aku jadi aktor dah tahu neeh...he he hee

Didiet mengatakan... @ 11 Februari 2009 08.30

baru tau juga si instilah ginian mang kerja di bagian brodcast ya mbak

PRIMA PRODUCTION mengatakan... @ 11 Februari 2009 09.58

thank's infonya di tunggu istilah2 yang lainya...

Risti mengatakan... @ 11 Februari 2009 09.59

terima kasih teman-teman dah meluangkan waktunya meninggalkan jejak disini,
@ didiet: aku memang kerja di bidang broadcast

MGYP mengatakan... @ 11 Februari 2009 10.31

Wah infonya ok jg tuh! Walaupun duniaku jauh dari broadcast, tp lumayan buat nambah wawasan.

PRIMA PRODUCTION mengatakan... @ 11 Februari 2009 12.48

Trims mampir di blog aku...Aku newbie mbak...baru belajar, cuma dari hobi

didiet mengatakan... @ 11 Februari 2009 13.12

mbak dari brodcast ta

BIG SUGENG mengatakan... @ 11 Februari 2009 15.13

Jadi nambah wawasan, makasih yaa

Risti mengatakan... @ 11 Februari 2009 17.03

@ didiet : yup aku emang kerja di broadcast..

bunda 4zka mengatakan... @ 11 Februari 2009 18.19

Hemmm...baru tau nih...
ternyata si mpunya blog kerja di broadcast ya :)

Game_Lover mengatakan... @ 11 Februari 2009 21.50

Keren tuh infonya mas !

Kliatan mas nie mau jadi sutradara kale ya !

Kalo emang mau jadi sutradara nya ntr promosiin aku ya mas jadi artis....heheheh

thx ya mas infonya :D

wisanggeni mengatakan... @ 13 Februari 2009 14.02

saya seneng banget dunia broadcast..... mungkin punya banyak info tentang itu ....TX send aja ke dent.wisanggeni@yahoo.com..
salam kenal wisanggeni

Anonim mengatakan... @ 13 Mei 2009 14.39

Ini baru ilmu baru yg hasilnya tanpa sadar setiap hari kita tonton dirumah, boleh juga bila ada yg tau istilah dlm dunia iklan (produksi) aku mt tlg dikirimin. branito@yahoo.co.id
TQ atas infonya.

wireless mengatakan... @ 31 Mei 2009 03.10

postingan yang menarik, boleh juga ni di bookmark....
salam kenal :))

Montri mengatakan... @ 29 Juli 2009 08.41

tnks for yo uda ksih gw pngethuan yg ckup bayak ttang dunia perfilman. mdhn dngan gw bisa bljar jadi org yg mhir dlm bidang nie.

NegeriAds.com Solusi Berpromosi mengatakan... @ 30 April 2010 14.54

Makaii maz infonya.
Ini sangat berguna buat saya.
:)

PETER HWG mengatakan... @ 18 Mei 2010 16.37

Hi...
Butuh info tentang tape/video/content segmentation...

thanks sebelumnya

Sarang Semut mengatakan... @ 16 April 2011 22.14

Ini info yg gue cari nih thanks...

Prima Firdaus Cool mengatakan... @ 4 Desember 2011 18.00

all : iy sma2.............

Poskan Komentar